CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Rabu, 06 Mei 2009

cerita-cerita Lucu.......

CERITA 1 : PIRO Vs PIR

Ada seorang Mandailing (bukan Batak, Mandailing adalah suku lain di daerah Selatan Sumut)

merantau ke Jakarta, karena tidak berhasil mendapat kerja kantoran akhirnya si Mandailing

ini berwirasta alias berjualan apa saja di pasar Manggarai, hari ini jualan sayur,

besok jualan barang bekas, pokoknya apa saja yang memberikan untung.

Suatu hari si Mandailing ini berjualan pepaya, tengah hari datang seorang pembeli,

kebetulan seorang Jawa pembantu rumah tangga yang baru datang di Jakarta,

bahasa Indonesia-nya belum lancar. Sesuai instruksi majikan, si Jawa mencoba merasakan

apakah pepaya yang dijual sudah masak atau belum. Dengan halus si Mandailing memperingati :

“zangan keras-keras mas, supaya tidak penyok” (dengan logat Mandailing tentunya yang mirip

dengan logat Batak). Setelah yakin bahwa pepaya yang mau dibeli sudah matang,

si Jawa bertanya: “piro siji?”, si Mandailing heran dan tidak mengerti dan dia menjawab:

“tidak keras mas ... lunak kok, coba lagi” (pir -dari piro- dalam bahasa Mandailing

artinya keras).

“Ya ..... piro siji?”, si Jawa bertanya lagi, mulai keheranan.

“Tidak keras mas .... coba lagi”, si Mandailing menjelaskan lagi dengan nada mulai meninggi.

“Lha iya ...... piro?”, si Jawa bertanya lagi, tambah heran.

Misunderstanding terus berlanjut, si Mandailing makin marah dan si Jawa makin heran.

Akhirnya si Mandailing bilang : “sudah kubilan lunak ... keras (pir) kau bilang ....

lihat ini .....”, si Mandailing menonjok pepayanya sampai hancur.

“Dasar zawa .... sekarang kau mau apa?!”, tantang si Mandailing. Si Jawa kita terpaksa

lari terbirit-birit.


CERITA 2 : ENTE LEPAS ANE TERIAK

Ada seorang Arab nakal. Mendengar akhir-akhir ini para pencopet merajalela di bis-bis

dan metromini, timbul ide kreatif untuk mengerjain pencopet-pencopet tersebut.

Dia pergi ke terminal Pulogadung untuk naik bis jurusan Cengkareng, si Arab sengaja

pakai celana yang tidak punya kantong belakang dan kantong sampingnya sengaja dia bolongin,

dan khusus hari ini tanpa celana dalam.

Belum lama bis berangkat dari Pulogadung, seorang copet mendekati si Arab, kelihatan

ada sesuatu yang berharga di kantong samping si Arab. Begitu ada kesempatan bagus, si

pencopet memasukkan tangannya ke kantong samping si Arab, eh .... anunya si Arab kepegang.

Dengan santai si Arab menoleh ke si pencopet dan berkata: “Ente lepas ..... Ane teriak”.

Terpaksa si pencopet melakukan tugas baru sampai ke terminal Cengkareng.


0 komentar: